Belajar Displin

Belajar Displin

Jumat, 04 Februari 2022 | 14:18:32 WIB Diposting oleh : Admin Sarpras dan Ketenagaan | Dibaca: 408 kali


Negara Jepang, bagi sebagian orang, image negara Jepang adalah salah satu negara maju yang bersih, memiliki etos kerja tinggi, tertib dan displin. Memang tidak salah jika beberapa orang berfikir demikinan. Karena negara Jepang merupakan salah satu negara yang dianggap paling sukses dalam membangun ekonomi nya. Salah satu kunci sukses nya negara Jepang adalah displin. Mengapa orang Jepang bisa displin dan bagaimana cara melakukannya? Mungkin itu yang banyak di tanyakan beberapa orang.

Ternyata semua kebiasaan baik orang Jepang, tidak semata mata langsung bisa tercapai pada usia dewasa. Semua kebiasaan baik itu dibiasakan dari usia dini. Kebiasaan yang dilakukan terus menerus dari kecil hingga dewasa akan menumbuhkan sikap tertib dan displin tinggi. Salah satu contoh adalah jadwal piket sekolah atau membersihkan sekolah yang di lakukan siswa dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Kebiasaan bersih, tertib dan displin yang diajarkan dari usia dini membetuk karekter siswa menjadi lebih baik dan kuat.

Selain itu juga salah satu metode yang paling populer adalah metode kaizen. Apa itu metode kaizen? Kaizen sendiri memeliki dua kata yaitu 改kai yang bearti perubahan dan 善zen yang memiliki arti baik. Jika digabungkan menjadi arti perubahan menjadi yang lebih baik. Metode ini merupakan metode perubahan hidup yang dicapai secara perlahan untuk mencapai perubahan yang lebih baik. Yang dimaksudkan perlahan adalah perubahan yang dilakukan sedikit demi sedikit tetapi konsisten setiap hari. Tidak perlu untuk melakukan secara berlebihan, sedikit tetapi konsisten. Contohnya misalkan saat akan berlatih berlari. Awalnya tidak mungkin akan bisa berlari selama 1 jam non stop. Yang perlu kita lakukan hanya berlatih sekuat yang kita mampu, misalnya kita mampu 10 menit setiap hari. Maka kita hanya perlu melakukan lari 10 menit setiap hari secara konsisten. Semakin lama  melakukan maka tubuh kita akan perlahan lahan semakin terbiasa melakukannya, tanpa disadari akan mampu berlari selama 1 jam.  

Metode kaizen ini juga dikenal juga dengan metode 1 menit, yang dimaksud metode 1 menit adalah metode melatih seseorang untuk melakukan sesuatu hanya dalam 1 menit pada waktu yang sama. Contohnya kita akan belajar menghafal kosa kata, yang perlu kita lakukan hanya meluangkan waktu untuk melakukan hal tersebut setiap hari, dengan catatan harus fokus saat melakukannya. Cara ini jika dilakukan juga akan melatih tanggung jawab yang akan kita lakukan. Beberapa orang yang melakukan cara ini akan merasa bahagia, karana mereka telah berhasil melakukan tugas dan tanggung jawabnya. Dan perasaan bahagia ini akan menimbulkan ketagihan untuk melakukannya terus menerus. Dan karena ketagian yang awalnya cuma di lakukan 1 menit akan bertambah dengan sendirinya. Yang perlu dikakukan pada metode ini harus konsisten sehingga menimbulkan kebiaasan yang dilakukan setiap hari. Ada banayak juga orang yang meragukan dengan metode ini karena meraka berfikir apakah bisa melakukan sesuatu hanya dalam 1 menit? Usaha yang dilakukan terlalu keras dan tidak dilakukan setiap hari, ini akan membuat kita akan lebih capek melakukan usaha itu dan pada akhirnya kita akan malas untuk melakukannya karena terlalu capek. Menurut penelitian dari Hermann Ebbinghaus seorang psikolog dari Jerman menyebutkan bahwa daya ingat akan menurun katika kita mengingat sesuatu yang sangat banyak dan hanya satu waktu saja. Lebih baik jika mengingat sesuatu sedikit tetapi secara berkelanjutan, kita akan lebih memahaminya secara detail.

Demikian adalah salah satu metode baik yang bisa kita adopsi dari negara Jepang, semoga kita semua bisa mempraktikannya, karana tidak membutuhkan waktu yang lama.

Penulis : Bayu Mada Kusuma, S.S